Hikmah Dibalik Pertemuan Nabi Yaqub Dengan Malaikat Izrail Tentang Tanda Kematian

Sagoe Tunong - Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Sebelum ajal menjemput pasti akan dihadapkan terlebih dahulu dengan tanda kematian. Namun banyak dari kita tidak tahu tentang tanda - tanda kematian, padahal dalam islam banyak kitab - kitab dan ulama - ulama yang membahas tentang ini dan semua itu bersumber dari Al - Qur'an dan Sabda serta Riwayat Nabi Muhammad SAW.

Perlu bagi kita untuk mengetahui tentang tanda - tanda kematian seperti Sakaratul Maut (baca) agar senantiasa membuat diri kita lebih takut kepada Allah SWT dan mempertebal keimanan kita agar lebih terjaga kekhusyukan kita dalam beramal dan mencari ridha dari-Nya. Berikut sebuah riwayat tentang Nabi Yaqub seorang Rasul Allah dengan Malaikat Izrail. Semoga dari cerita ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Bismillah 


Hikmah Dibalik Pertemuan Nabi Yaqub Dengan Malaikat Izrail Tentang Tanda Kematian



Di kisahkan dalam sebuah riwayat, Nabi Yaqub pernah bersahabat dengan malaikat Izrail (Malaikat pencabut nyawa). Persahabatan yang mereka jalani begitu dekat hingga Nabi Yaqub As menganggap Malaikat Izrail seperti saudaranya sendiri. Dan bahkan sesekali Malaikat Izrail menemui Nabi Yaqub hanya untuk berbincang untuk memulihkan rasa rindu terhadap sahabatnya dan Terjadilah percakapan singkat antara keduanya.



Nabi Yaqub : "Wahai Izrail malaikat Allah, apakah engkau datang untuk mencabut nyawaku atau berbicara denganku.?"

Kemudian Malaikat Izrail pun menjawab.
Malaikat Izrail : "Wahai utusan Allah, aku datang hanya sekedar menyapamu untuk melepas rasa rinduku. Belum ada perintah dari Allah SWT untuk mencabut nyawamu.
Nabi Yaqub : "Engkau sudah kuanggap seperti saudaraku, bolehkah aku meminta sesuatu darimu wahai Izrail ?"
Malaikat Izrail : "Ya Silahkan Yaqub, Apa permintaanmu ??
Nabi Yaqub : "Engkau adalah malaikat yang ditugaskan Allah untuk mencabut nyawa, keinginanku adalah bila ajalku telah tiba aku ingin engkau memberitahuku"
Malaikat Israil :"Tentu saja aku akan memberitahumu sebelum ajal menjemputmu."

Kemudian malaikat Izrail pergi meninggalkan Yaqub bertahun - tahun lamanya, hingga pada suatu hari datanglah Malaikat Izrail untuk menemui dan melihat Nabi Yaqub.

Nabi Yaqub : "Wahai Izrail, apakah engkau datang untuk mencabut nyawaku?"
Malaikat Izrail : "Tidak wahai Yaqub, aku ingin menyapa dan melihat keadaanmu saat ini, kulihat dirimu sekarang yang melemah dan tidak sekuat lagi seperti dulu, rambut yang hitam sudah memutih, dan juga kulitmu yang indah sekarang sudah keriput."
Nabi Yaqub : "Benar Izrail, aku sudah tua, aku memang sudah lagi sekuat seperti dulu."

Malaikat Izrail akhirnya berpamitan kepada Nabi Yaqub dan melanjutkan tugasnya. Kemudian setelah beberapa waktu yang berlalu datanglah Malaikat Izrail.

 Malaikat Izrail : "Wahai Nabi Allah, Sekarang sudah tiba saatnya. Aku telah ditugaskan Allah untuk menjemputmu.

Pernyataan Izrail sontak membuat Nabi Yaqub terkejut, karena sebelumnya dia pernah memintanya untuk memberi tanda - tanda ketika ajalnya sudah hampir tiba.

 Nabi Yaqub : "Wahai Izrail, bukankah aku telah memintamu untuk memberitahuku jika ajalku sudah dekat. Tapi kenapa engkau tidak memberitahuku dan tiba - tiba engkau datang untuk mencabut nyawaku.?
Izrail: “Wahai nabi Allah, kenapa engkau bilang aku tidak memberitahumu, aku bukan pembohong dan tidak ingkar pada janjiku. Aku sudah memberitahumu tanda-tanda ajalamu sudah dekat.”
Nabi Yaqub: “Tanda-tanda yang mana wahai Izrail, aku merasa engkau belum memberitahuku.”
Izrail: “Rambutmu yang dulu hitam sekarang sudah putih, tubuhmu yang dulu kuat sekarang sudah lemah, dan kulitmu yang indah sekarang sudah keriput. Wahai nabi Allah, sesungguhnya itu adalah tanda-tanda bahwa kematianmu sudah dekat. 
Nabi Yaqub pun sadar bahwa rambutnya yang sudah memutih, tubuhnya yang melemah, dan kulitnya yang jadi keriput adalah tanda kalau ajal sudah dekat.

Hikmah dari cerita diatas adalah bahwa sesungguhnya tanda - tanda kematian akan terjadi dan muncul pada diri kita sendiri. Tetapi apakah kita sudah melihatnya dan mempersiapkannya ? setiap umur kita yang bertambah itulah adalah salah satu tanda akan dekatnya dengan kematian. Ingat bukan kitalah yang menunggu kematian akan tetapi kematianlah akan yang menunggu kita. Jika waktu telah tiba dan telah berhadapan dengan kematian. Kemanapun anda pergi sedetik waktupun tidak bisa kita curi dan tepatlah janji Allah SWT pada saatnya.

Baca Juga : Inilah Yang Akan Kita Rasakan Saat Berada Di Ambang Kematian !

Jangan lupa beritahukan teman - temanmu di sosial media dengan menekan SHARE akan mereka tidak terlalaikan dengan urusan dunia dan merenungkan bahwa kematian akan setia menunggu kita pada saatnya nanti. Terimakasih !



Berkomentarlah dengan sopan, kami sangat menghargai komentar anda untuk membantu pengembangan website kami. Anda harus mengikuti prosedur dari kami dalam berkomentar. Mohon maaf jangan membuang2 waktu anda dgn mensubmit link2 hidup di situs kami, karena kami tidak akan menampilkannya.

1. Dilarang Spamming
2. Komentar yg mengandung link aktif akan tidak akan ditampilkan
3. Komentar harus sesuai dengan topik dan relevan

Terimakasih atas kunjungannya di Website Sagoe Tunong

Emoticon