Kelebihan Bulan Sya'ban Serta Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban

Sagoe Tunong - Di antara bulan - bulan yang diberikan kelebihan dan keutamaan oleh Allah SWT Bulan Sya'ban memiliki makna tersendiri bagi Islam dan kaum muslimin. Karena bulan sya'ban ialah bulan dimana Nabi Muhammad SAW berpuasa penuh selain di bulan ramadhan. Jika kita sudah memasuki bulan Sya'ban berarti kita sudah melewati bulan Ra'jab dan Insya Allah bulan Ramadhan sudah di depan mata. Bulan dimana amalan kita dilipat gandakan beribu kali kebaikan di balas oleh Allah SWT.

Namun di Bulan Sya'ban ada suatu malam yang spesial, yaitu malam Nifsu Sya'ban dimana berakhirnya buku catatan amalan yang lalu dan digantikannya dengan buku catatan amal yang baru. Allah SWT membukakan pintu ampunan seluasnya pada malam nifsu syaban untuk hamba - hamba yang ingat dan memohon ampun pada-Nya. Allah membukakan pintu 7 lapis langit dan menurunkan rahmat untuk hambanya yg beramal ikhkas karena-Nya, kecuali untuk orang - orang yang musyik dan menyekutukannya, melakukan perbuatan dosa besar seperti memakan riba, namimah, dan memiliki penyakit iri dan dengki terhadap sesama manusia.


Kelebihan Bulan Sya'ban Serta Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban



Kelebihan dan Manfaat Berpuasa Di Bulan Sya'ban


Dari Usama Bin Zaid ra, Beliau berkata :
ولم يكن يصوم من الشهور ما يصوم من شعبان قلت ولم أرك تصوم من الشهور ما تصوم من شعبان؟ ذاك شهر يغفل الناس عنه بين رجب ورمضان وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين عز وجل فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم" 
Rasulullah saw tidak pernah berpuasa sebanyak yang baginda puasa dibulan sya'ban." Aku bertanya kepada baginda "Kenapa aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dibulan-bulan yang lain sebagaimana engkau berpuasa dibulan sya'ban." Baginda saw menjawab: "Itulah bulan yang ramai manusia lalai yaitu diantara bulan rajab dan bulan ramadhan. Ia juga bulan yang diangkatkan amalan kepada Allah swt. Aku suka diangkat amalanku dalam keadaan aku berpuasa."(Hadis Ahmad dan Nasa'i)

Baca Juga : Hikmah dari Cerita Nabi Yaqub dan Malaikat Izrail Sang Pencabut Nyawa


Kelebihan Bulan Sya'ban yang bisa kita ambil dari Hadist yang telah di sebutkan.

  • Bulan yang disunatkan untuk berpuasa dan beramal lebih karena dibulan Sya'ban banyak orang yang lalai di bulan itu.
  • Bulan dimana tertutup buku amalan yang lalu dan terbukanya buku amalan yang baru. Sangat dianjurkan untuk melakukan amalan baik seperti berpuasa khususnya pada hari nisfu sya'ban dimana terbukanya buku catatan baru dan bisa kita isi dengan amalan yang baik.

Banyak ulama berpendapat bahwa akan sangat baik dan besar pahalanya jika kita berpuasa pada awal bulan Sya'ban, di pertengahan, serta diakhir bulan Sya'ban masing - masing 3 hari. Namun bagi kita yang tidak mampu minimal untuk mendapat syafaat minimal kita bisa berpuasa pada satu hari pada bulan sya'ban dan selanjutnya bisa kita tambahkan amalan - amalan bermanfaat lainnya.


Kelebihan dan Keutamaan Malam dan Hari Nisfu Sya'ban

Kelebihan dan keutamaan malam dan hari nisfu sya'ban telah dijelaskan di dalam hadist dibawah ini.

إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن
"Sesungguhnya Allah taala akan meninjau pada malam nisfu sya'ban, lalu mengampunkan dosa-dosa semua makhluknya melainkan orang yang musyrik atau orang yang berbalah."
(Hr Ibnu Majah )

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْها قَالَتْ : "فَقَدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَخَرَجْتُ أَطْلُبُهُ فَإِذَا هُوَ بِالْبَقِيعِ رَافِعٌ
رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ :يَا عَائِشَةُ أَكُنْتِ تَخَافِينَ أَنْ يَحِيفَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَرَسُولُهُ قَالَتْ :قَدْ قُلْتُ وَمَا بِي ذَلِكَ وَلَكِنِّي ظَنَنْتُ أَنَّكَ أَتَيْتَ بَعْضَ نِسَائِكَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَنْزِلُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَغْفِرُ لِأَكْثَرَ مِنْ عَدَدِ شَعَرِ غَنَمِ كَلْبٍ" - رواه الترميذي وابن ماجه وأحمد .
Hadis daripada Ummul Mukminin Sayidatina ‘Aisyah R.A telah berkata : "Aku telah kehilangan nabi S.A.W pada suatu malam, maka aku telah keluar untuk mendapatinya maka baginda berada (sedang berdiri di kawasan perkuburan)Baqi’ sambil mendongakkan kepalanya ke langit.lalu baginda berkata : Wahai ‘Aisyah, adakah kamu takut Allah dan Rasulnya melakukan kezaliman ke atas kamu? Berkata ‘Aisyah : Bukan demikian sangkaanku tetapi aku menjangkakan kamu telah pergi kepada sebahagian daripada isteri-isteri kamu(atas perkara-perkara yang mustahak lalu aku ingin mendapat kepastian). Lalu baginda bersabda : Sesungguhnya Allah Ta’ala telah turunkan(malaikatNya dengan perintahNya) pada malam nisfu Sya’ban ke langit dunia, lalu Allah mengampunkan dosa-doa (yang dilakukan oleh hambaNya) lebih banyak daripada bilangan bulu-bulu yang terdapat pada kambing-kambing peliharaan (bani) Kalb."
-Hadis Riwayat Al-Tirmizi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad.


عن مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ
مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ " - رواه الطبرانى وصححه ابن حبان .
Hadis daripada Saidina Mu’adz ibnu Jabal R.A bahawa nabi S.A.W telah bersabda : “Allah memandang pada kesemua makhluk ciptaanNya pada malam nisfu Sya’ban, lalu Allah mengampunkan dosa-dosa kesemua makhlukNya melainkan dosa orang musyrik (yang menyekutukan Allah)dan dosa orang yang bermusuhan.”
-Riwayat Al-Tobrani dan disahihkan oleh Ibnu Hibban.


عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ كرم الله وجهه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : "إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ
شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ" - رواه ابن ماجه .
Hadis daripada Saidina ‘Ali R.A bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda :“Apabila masuk malam nisfu Sya’ban, maka hendaklah kamu bangun pada malamnya dan berpuasa pada siang harinya, Sesungguhnya Allah Ta’ala menurunkan malaikatnya ke langit dunia pada malamnya setelah terbenamnya matahari, lalu Allah berkata : Sesiapa yang memohon keampunan padaKu maka Aku akan mengampunkan baginya, Sesiapa yang memohon rezeki padaKu maka Aku akan memberikannya rezeki, Sesiapa yang ditimpa musibah maka Aku akan melepaskannya, sesiapa yang demikian…sesiapa yang demikian …sehinggalah terbitnya fajar.”
HR Ibnu Majah.


Malam Nisfu Sya'ban Ialah Malam Terkabulnya Do'a - Do'a

Imam Syafi'i menjelaskan di dalam kitabnya Al - Umm
"Telah sampai pada kami bahawa dikatakan: sesungguhnya doa dikabulkan pada lima malam iaitu: pada malam Jumaat, malam Hari Raya Adha, malam Hari Raya `Aidil Fitri, malam pertama di bulan Rajab dan malam Nisfu Sya'ban." 

Malam nisfu sya'ban ialah malam dimana terbukanya pintu ampunan seluas - luasnya oleh Allah untuk hamba-Nya yang memohon ampunan, sangat baik bagi kita untuk menghidupkan malam tersebut hingga hari tersebut.


Cara Salafusshalih Menghidupkan Malam Nisfu Sya'ban

Adapun cara menghidupkan Malam Nisfu Sya'ban sebagaimana yang dilakukan sekarang ini tidak berlaku pada zaman Nabi shallallahu `alaihi wasallam dan zaman para sahabat. Akan tetapi ia hanya berlaku pada zaman tabi`in dari penduduk Syam. Menyebut al-Qasthalani dalam kitabnya al-Mawahib al-Ladunniyah, bahawa para tabi`in daripada penduduk Syam seperti Khalid bin Ma'dan dan Makhul, mereka beribadat dengan bersungguh-sungguh pada Malam Nishfu Sya'baan. Maka dengan perbuatan mereka itu, mengikutlah orang ramai pada membesarkan malam tersebut.

Menurut pendapat ulama - ulama, di zaman ini amalan yang baik di lakukan untuk menghidupkan malam Nisfu Sya'ban ialah :
  • Mendirikan Shalat Jama'ah di Mesjid
  • Seterusnya Membaca Yasin pada malam tersebut secara berjama'ah dan berdo'a
  • Membaca Al - Qur'an
  • Berdzikir sepanjang malam tersebut
  • Dan amalan baik lainnya asalkan dilakukan ikhlas karena Allah SWT


Baca Juga : 


Kesimpulan

Sangat baik bagi kita untuk menghidupkan malam nisfu sya'ban dengan banyak beribadah dan beramal dan pada siang harinya di ikuti dengan berpuasa. Menghidupkan malam nisfu sya'ban secara berjama'ah ataupun sendiri juga baik dan di syari'atkan. Dan tidak bid'ah ataupun makruh hukumnya jika melakukan amalan tersebut menjadi kewajiban bagi yang melakukannya.

Baca Juga : Perbandingan Waktu Puasa Hingga 21 Jam ? Anda Pasti Belum Mengetahuinya

Semoga pembahasan mengenai kelebihan dan keutamaan malam nisfu sya'ban di atas bermanfaat bagi kita semua dan menjadi motivasi untuk beramal lebih konsisten dan ikhlas semata - semata karena Allah SWT.  Mohon maaf jika ada kesalahan dari segi penulisan dan penjelasan. Semoga Allah mengampuni kita semua. Amin Wallahu a'lam.



Berkomentarlah dengan sopan, kami sangat menghargai komentar anda untuk membantu pengembangan website kami. Anda harus mengikuti prosedur dari kami dalam berkomentar. Mohon maaf jangan membuang2 waktu anda dgn mensubmit link2 hidup di situs kami, karena kami tidak akan menampilkannya.

1. Dilarang Spamming
2. Komentar yg mengandung link aktif akan tidak akan ditampilkan
3. Komentar harus sesuai dengan topik dan relevan

Terimakasih atas kunjungannya di Website Sagoe Tunong

Emoticon